Sabtu, 31 Oktober 2009

Rukun Iman

1. Iman kepada Allah

2. Iman kepada Malaikat-malaikat Allah

3. Iman kepada Kitab-kitab Allah

4. Iman kepada Rasul-rasul Allah

5. Iman kepada hari Kiamat

6. Iman kepada Qada dan Qadar


Bukan hal yang aneh ke 6 rukun iman di atas. Namun ada yang selalu terpikirkan akhir-akhir ini oleh saya. Rukun iman yang ke 5.



Banyak sumber yang mengatakan bahwa kiamat akan terjadi sebentar lagi. Ada yang meramalkan 12 Desember 2012. Ada bukti bahwa akan ada suatu planet yang mengacaukan rotasi bumi sehingga matahari terbit dari timur dan tenggelam di sebalah barat. Namun semuanya harus kita kembalikan pada Allah swt.

Sebagaimana firman Allah,
"Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: Bilakah terjadinya. Katakanlah: Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Rabbku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Rabb, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui. (QS. Al-A'raf:187)

Sesungguhnya hanya kepada Dialah kita memohon perlindungan..

wikipedia.com
quran.kawanda.net
»»  read more...

Kerinduan Rasulullah pada Kita

Suasana di majelis pertemuan itu hening sejenak. Semua yang hadir diam membatu.
Mereka seperti sedang memikirkan sesuatu. Lebih-lebih lagi Sayyidina Abu Bakar.
Itulah pertama kali dia mendengar orang yang sangat dikasihi melafazkan
pengakuan sedemikian.

Seulas senyuman yang sedia terukir di bibirnya pun terungkai. Wajahnya yang
tenang berubah warna.

"Apakah maksudmu berkata demikian, wahai Rasulullah? Bukankah kami ini
saudara-saudaramu?" Sayyidina Abu Bakar bertanya melepaskan gumpalan teka-teki yang mula menyerabut pikiran.


"Tidak, wahai Abu Bakar. Kamu semua adalah sahabat-sahabatku tetapi bukan
saudara-saudaraku (ikhwan)," suara Rasulullah bernada rendah.

"Kami juga ikhwanmu, wahai Rasulullah," kata seorang sahabat yang lain pula.

Rasulullah menggeleng-gelangkan kepalanya perlahan-lahan sambil tersenyum.
Kemudian Baginda bersuara,
"Saudaraku ialah mereka yang belum pernah melihatku tetapi mereka beriman
denganku sebagai Rasul Allah dan mereka sangat mencintaiku. Malahan kecintaan
mereka kepadaku melebihi cinta mereka kepada anak-anak dan orang tua mereka."

Pada ketika yang lain pula, Rasulullah menceritakan tentang keimanan ‘ikhwan’
Baginda:

"Siapakah yang paling ajaib imannya?" tanya Rasulullah.

"Malaikat," jawab sahabat.

"Bagaimana para malaikat tidak beriman kepada Allah sedangkan mereka sentiasa
dekat dengan Allah," jelas Rasulullah.

Para sahabat terdiam seketika. Kemudian mereka berkata lagi, "Para nabi."

"Bagaimana para nabi tidak beriman, sedangkan wahyu diturunkan kepada mereka."

"Mungkin kami," celah seorang sahabat.

"Bagaimana kamu tidak beriman sedangkan aku berada di tengah-tengah kalian,"
pintas Rasulullah menyangkal hujjah sahabatnya itu.

"Kalau begitu, hanya Allah dan Rasul-Nya saja yang lebih mengetahui," jawab
seorang sahabat lagi, mengakui kelemahan mereka.

"Kalau kamu ingin tahu siapa mereka, mereka ialah umatku yang hidup selepasku.
Mereka membaca Al Qur'an dan beriman dengan semua isinya. Berbahagialah orang
yang dapat berjumpa dan beriman denganku. Dan tujuh kali lebih berbahagia orang
yang beriman denganku tetapi tidak pernah berjumpa denganku," jelas Rasulullah.

"Aku sungguh rindu hendak bertemu dengan mereka," ucap Rasulullah lagi setelah
seketika membisu. Ada berbaur kesayuan pada ucapannya itu.

Begitulah nilaian Tuhan. Bukan jarak dan masa yang menjadi ukuran. Bukan
bertemu wajah itu syarat untuk membuahkan cinta yang suci. Pengorbanan dan
kesungguhan untuk mendambakan diri menjadi kekasih kepada kekasih-Nya itu,
diukur pada hati dan terbuktikan dengan kesungguhan beramal dengan sunnahnya.

Dan insya Allah umat akhir zaman itu adalah kita. Pada kita yang
bersungguh-sungguh mahu menjadi kekasih kepada kekasih Allah itu, wajarlah bagi
kita untuk mengikis cinta-cinta yang lain. Cinta yang dapat merenggangkan
hubungan hati kita dengan Baginda Rasulullah saw.

www.mail-archive.com/daarut-tauhid

»»  read more...

Indonesiaku

Akhir-akhir ini gempa terus melanda negeri kita. Jika teringat pelajaran SD dahulu' Indonesia berada dalam posisi yang strategis. Diapit oleh dua samudra yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Dan juga berada diantara dua benua. Benua Australia dan Benua Asia'. Rasanya ada yang kurang dalam pernyataan itu.

Seharusnya ditambahkan dengan Indonesia berada dalam 3 lempeng dunia yakni Eurasia, Indo Australia, dan Pasifik. Yang membuat Indonesia menjadi daerah rawan gempa.

Entah apa yang terjadi dengan bumi ini. Akhir akhir ini terus saja berguncang hebat. Sudah 2 gempa besar yang melanda. Gempa di Tasikmalaya dan di Padang. Sebentar? Hanya dua?? Itu yang skala richternya > 7. Setidaknya terjadi 40 kali gempa dalam bulan oktober ini. Lihat www.bmkg.go.id

Hal itu tentu saja memberikan tambahan 'PR' untuk para petinggi negara kita. Ah entahlah. Semoga semuanya segera membaik. Tidak ada lagi guncangan yang berarti untuk negeri kita. Amin.

google.co.id
bmkg.go.id
»»  read more...

Planet Nibiru

Bagian luar Tata Surya masih memiliki banyak planet-planet minor yang belum ditemukan. Sejak pencarian Planet X dimulai pada awal abad ke 20, kemungkinan akan adanya planet hipotetis yang mengorbit Matahari di balik Sabuk Kuiper telah membakar teori-teori Kiamat dan spekulasi bahwa Planet X sebenarnya merupakan saudara Matahari kita yang telah lama “hilang”.

ada 18 Juni kemarin, peneliti-peneliti Jepang mengumumkan berita bahwa pencarian teoretis mereka untuk sebuah massa besar di luar Tata Surya kita telah membuahkan hasil. Dari perhitungan mereka, mungkin saja terdapat sebuah planet yang sedikit lebih besar daripada sebuah objek Plutoid atau planet kerdil, tetapi tentu lebih kecil dari Bumi, yang mengorbit Matahari dengan jarak lebih dari 100 SA. Tetapi, sebelum kita terhanyut pada penemuan ini, planet ini bukan Nibiru, dan bukan pula bukti akan berakhirnya dunia ini pada 2012. Penemuan ini adalah penemuan baru dan merupakan perkembangan yang sangat menarik dalam pencarian planet-planet minor di balik Sabuk Kuiper.

Dalam simulasi teoretis, dua orang peneliti Jepang telah menyimpulkan bahwa bagian paling luar dari Tata Surya kita mungkin mengandung planet yang belum ditemukan. Patryk Lykawa dan Tadashi Mukai dari Universitas Kobe telah mempublikasikan paper mereka dalam Astrophysical Journal. Paper mereka menjelaskan tentang planet minor yang mereka yakini berinteraksi dengan Sabuk Kuiper yang misterius itu.

langitselatan.com
»»  read more...

Kalender Maya

Adanya ramalan suku Maya pada kalendernya akan kiamat dunia pada tahun 2012 (Mayan Prophecy) dan cerita mistis Bangsa Sumeria tentang Planet Nibiru, dan akhirnya kini memanas sebagai “ramalan kiamat” 21 Desember 2012. Namun, bukti-bukti astronomis yang digunakan untuk teori-teori ini benar-benar melenceng.

Kalender Maya merupakan kalender yang disusun oleh sebuah peradaban yang dikenal dengan nama Maya pada kisaran 250-900 M. Dari bukti-bukti sejarah, masyarakat suku Maya memang memiliki kemampuan menulis yang baik dan juga kemampuan untuk membangun kota dan perencanaan kota.

Suku Maya dalam kehidupannya menggunakan beberapa kalender berbeda.

* Kalender Tzolk’in berakhir dalam 260 hari
* Kalender Haab’ memberi perkiraan 1 tahun Matahari yakni 365 hari.

Suku Maya kemudian menggabungkan kedua kalender ini membentuk “Calendar Round”, siklus yang akan berakhir setelah 52 Haab (sekitar 52 tahun atau 18980 hari).

Sistem “Calendar Round” ini memang sangat baik untuk mengingat hari kelahiran atau periode keagamaan. Namun, untuk merekam sejarah, kalender ini tak bisa dijadikan patokan karena tak dapat merekam kejadian yang lebih tua dari 52 tahun.

Karena tak bisa merekam kejadian sejarah yang lebih tua dari 52 tahun, Suku Maya punya solusi lain. Dengan metode yang cukup inovatif, mereka bisa memperluas jangkauan “Calendar Round” yang tadinya cuma 52 tahun itu.

Sebagai jawaban atas penanggalan yang lebih panjang, Suku Maya membuat sistem penanggalan “Long Count” atau “Perhitungan Panjang”, kalender yang akan berakhir setelah 5126 tahun.


Tahun dalam “Long Count” kalender Maya, dimulai dari 0.0.0.0.0. Tiap angka 0 merepresentasikan angka 0-19, dan setiap angka merepresentasikan perhitungan hari-hari suku Maya.

Untuk hari pertama, kalendernya akan seperti ini : 0.0.0.0.1 dan pada hari ke-19 akan menjadi 0.0.0.0.19. Jika mencapai angka 20, kalendernya akan jadi : 0.0.0.1.0.
Lantas, apa hubungannya dengan akhir dunia?

Nah, menurut kepercayaan suku Maya, sesuatu yang buruk akan terjadi jika kalender “Long Count” berakhir. Berbagai pembagian dilakukan para ahli, namun karena suku Maya mendasarkan perhitungan numerik pada siklus 13 dan 20, maka bisa jadi hari terakhir kalender mereka adalah 13.0.0.0.0. Kapankah itu? Angka 13.0.0.0.0 merepresentasikan 5126 tahun dan “Long Count” ini berawal pada 0.0.0.0.0 yakni 11 Agustus 3114 SM menurut penanggalan Gregorian.

Nah, dengan demikian, kalender Maya akan berakhir 5126 tahun kemudian, yakni 21 Desember 2012. Inilah yang jadi dasar pemikiran tentang kiamat di tahun 2012.

langitselatan.com
»»  read more...