Minggu, 01 November 2009

Mengatasi Insomnia

Begadang jangan begadang..
Kalu tiada artinya..
Begadang boleh saja.a.a.a
Kalu ada perlunya..
(roma irama)

Ha..
Sebagai pelajar, banyak peer membuat kita sering begadang.
Betul tidak?



Iqa mau bagi bagi tips buat yang suka kena insomnia kaya iqa..
1. Berolah raga teratur.

2. Hindari makan dan minum terlalu banyak menjelang tidur.

3. Tidurlah dalam lingkungan yang nyaman. (ga ngerti iqa juga)

4. Kurangi mengkonsumsi minuman yang bersifat stimulan atau yang membuat anda terjaga seperti teh dan kopi. (apalagi nasi goreng)

5. Makananlah makanan ringan yang mengandung sedikit karbohidrat menjelang tidur, bila tersedia, tambahkan dengan segelas susu hangat. (jangan 3 piring tapi)

6. Mandilah dengan air hangat 30 menit atau sejam sebelum tidur.

7. Hentikan menonton TV, membaca buku, setidaknya sejam sebelum tidur. (jangan ketiduran gerjain peer)

8. Gunakanlah tempat tidur anda khusus untuk tidur. (jangan di genteng gitu tidurnya)

9. Lakukan aktivitas relaksasi secara rutin.

10.Jernihkan pikiran anda.

11.Tidur dan bangunlah dalam periode waktu yang teratur setiap hari.



blogdokter.net
»»  read more...

watashi_ri



persahabatan terindah yang pernah ku temui..
bidadari-bidadari yang menyejukan hati..
pengingat disaat ku salah..
tempat berbagi cerita kala suka dan duka..
sungguh..
hanya karenaMu persahabatan ini...
watashi_ri

»»  read more...

Kampus Impian


Dulu TERASE ( Teater di SMA iqa ) ikutan festival lomba film pendek gitu. Kita harus dukung. Biar apa? Biar menang dumb. Dan filmnyah diputer di ITB. Hebat banget ga sih?? Saingannya universitas..hehehehe..Kita foto di sana.

Dan ITB jadi salah satu kampus impian iqa. Kalo kampus impian kamu apa???



Sedikit tips ajah nih, saat nentuin universitas yang akan kita pilih, jangan karna hal-hal di bawah ini :
1. genngsi
2. pujian
3. komentar orang-orang

Nyesel banget dah.. KIta tuh harus mengenali diri kita sendiri. Kita kuliah nantinya bukan buat gengsi, bukan buat dapetin pujian ataupun buat dapetin komentar-komentar orang. KIta kuliah untuk masa depan yang lebih cerah.

Kalau kata salah satu guru les iqa,'Liat tujuan hidup kita 30 tahun ke depan'. Jangan cuma 3 tahun atau 10 tahun. Kenapa? Biar jelas tujuan hidup kita mau kemana nantinya.

Hooo...

Jadi, muali bikin rencana, mulai menata masa depan. Dan ingat, hidup itu pilihan. Dan kia sendirilah yang menentukan pilihan kita dengan segala konsekuensinya.


»»  read more...

Kamu..Pernah Nyontek?

Cerpen yang fenomenal.
Kenapa?
Karena bikinan aku.
hahahahaha..
Yang dibuat 1 jam sebelum jam b.indonesia.
......

Kelasku begitu sesak.Maklum saja hari ini hari senin. Dan pekerjaan rumah yang diberikan guru masih setinggi gunung. Semua orang sibuk mngerjakan tugas. Ada yang masih berusaha mengerjakannya sendiri, ada yang menunggu hasil pekerjaan orang lain, bahkan ada yang tidak mengerjakan peer sama sekali.

Bel masuk sebentar lagi berbunyi. Semua orang meningkatkan kecepatan menyalin mereka."Dinda", tanyakku pada teman sebangkuku. " Apa?", jawabnya singkat. "Udah ngapalin fisika?", tanyaku. "Belum". " Terus nanti gimana?". " Ya ga gimana-gimana. Berdoa ajah". Aku pun termenung.

Tiba-tiba Pak togar masuk kelas. "Selamat pagi anak-anak!" sapanya dengan logat batak yang khas. "Selamat pagi , Pak!"."Yah keluarkan kertas selembar". "Huu!!!!" sorak semua murid. "Siapa yang jualan tahu? Ayo cepat!" perintah Pak Togar.

Seorang siswa tiba-tiba berteriak, " Kurang banyak soalnya Pak!" . "Oh boleh-boleh saya tambah lagi 3 soal essay. Nomor 1...". " Ah Si Dodi! Ayo kita timpukin!". Dan semua siswa pun melemparkan kertas ke arah Dodi.

Lain Dodi, lain Shidiq. Temanku yang satu itu sangat ku kagumi. Bgaimana tidak.. " Ssst ssst!" sebuah suara membuyarkan lamunanku. "25 apa Rin??". tanya Jagul. " C", jawabku singkat. "Eh Jagul 12?". "E". "Sip sip makasih".

"Ririn!". "Ia Pak!" "Lagi apa kau bisik-bisik?" "Ah perasaan bapak saja." "Oh ya sudah kerjakan lagi sana!" Sambil menunggu hasil transfer dari Dinda, ayo kita melamun lagi. Sampai mana tadi? Shidiq. Temanku yang satu itu adalah juara umum sekolah kami. Dari kelas 1 hingga kelas 3 sekarang dia tak pernah lengser dari juara umum.

Dari kejauhan ku tatapi dirinya yangs edang berkutat dengan soal-soal. Teang, fokus, percaya diri, rendah hati, pintar dan sholeh. Itu yang aku tahu tentangnya.

"Rin,Ririn ini salin." kata Dinda kembali membuyarkan lamunanku. " Oh mana?" " Ini aku diktein. Cepet! abcde, bbcdc, adbda." "Waktu habis! Kumpulkan!" ucap Pak Togar.
"Hampir saja." ucapku lemas.

"Dinda aku kesana sebentar." "Kemana, Rin?" "Shidiq" "Mau apa?" "Ngobrol" Dan aku pun berlalu ke arah Shidiq. "Ehem" ucapku setelah berada di depan Shidiq. "Eh,Rin. Kenapa? Batuk? Di komix ajah. Hehehe. Becanda, ada apa?" "Kosong nih?" tanyaku sambil menunjuk kursi kosong di sebelahnya. "Ia, duduk ajah"

Aku paling malas berbas basi. Dari dulu aku sangat ingin menaynyakan hal ini kepada Shidiq. "Shidiq, kamu..pernah nyontek?", tanyaku langsung ke sasaran. Shidiq tersenyum penuh arti, "Pernah. Sekali." "Terus?" "Terus nilaiku bagus dan aku menyesal. Sejak saat itu aku berhenti menyontek. Itu akan menjadi yang pertama dan yang terakhir ku lakukan." jelas Shidiq.

Karena aku masih penasaran, aku kembali bertanya, "Kalo ada ulangan mendadak dan kita belum ngapalin, kamu ga nyontek juga? Ga takut gitu nilainya turun? Nanti ga juara umum lagi loh? hehehehe." "Gini deh Rin, kita ini ulangan kan buat evaluasi kemampuan diri. Kalo misalnya kita nyontek, berarti kita ga percaya sama diri kita sendiri." jelas Shidiq. Tahn yah kamu ga nyontek Diq?" "Orang tuaku memberi aku nama 'Shidiq' agar aku menjadi orang yang jujur Rin. Apalgi kita ini generasi penerus bangsa, menyontek itu bukan hal yang baik. Tapi ndikasi dari seorang koruptor." Aku kembali bertanya, "Susah Diq kalo ga nyontek." "Alah bisa karena biasa. Mungkin awalnya kita harus memaksakan diri untuk tidak menyontek. Lama-kelamaan insya Allah kita bisa jujur Rin. Ingat kata salah satu guru favorit kia, 'Do not cheat again. Thank you'."

Ambil hikmahnya yah..
Saran dan kritik sangat ditunggu..




»»  read more...

Rajin-rajinlah Kau Menabung

Rajin pangkal kaya.
Menabung pangkal pintar.

Ha...
Sudah kebalik ini otakku.
(astgafirullah)

Manusia boros yang sedang nulis artikel ini sedang kekurangan finansial.
Adakah yang bernasib sama??


Untung saja dua bulan kemarin aku sisihkan sebagian uangku. Sehingga aku bisa membayar biaya tak terduga dari tempat lesku. Yang beralamat di sumur bandung. Kalau dari SMAN 6 Bandung naek angkot cisitu.(loh ko curhat?).

Yah intinya. Kebiasaan yang buruk yang ada pada diriku itu, janganlah teman-teman contoh. Sangat merugikan menjadi manusia boros. Terlebih lagi ditengah kebutuhan hidup yang sangat banyak. Walaupun masih pelajar, tapi kita kan harus membiasakan diri untuk mengatur pengeluaran hidup kita. Jadi jelas gitu buat apa ajah uang yang udah di kasih ortu buat kita.

Setuju???
Diam artinya ia.
(hehehe maksa ^_^)

Better late than never.
Daripada nyesel mending nabung.
Mulai sekarang, semuanya mahal. Sangat mahal. Kalu si mahal itu serangga, udah saya basmi dari kemaren-kemaren..
Ga ada yang bisa dilakukan selain mengatur diri sendiri untuk tidak boros. Kerasa bangetlah kalau kita nabung. Seriusan. Ga bohong. Berani sumpah biar lulus snmptn. hehehe..

Nah langkah-langkah yang harus dilakukan :
1. Sisihkan sebagian uang untuk ditabung (berapa pun. seratus perak juga gpp)
2. Simpan ditempat yang aman ( celengan gitu, atau diselipin di dompet)
3. Setelah uangnya cukup yah kira' mmenuhi untuk biaya membuka tabungan, pergilah ke bank pilihan anda. ( saran yang syariah aja, soalnya potongannya kecil)
4. Tabungkanlah uang anda tersebut
5. Usahakan menabung dengan rutin, dengan nominal yang sama, atau bahkan lebih banyak
6. Jangan menggunakan uang yang ada di tabungan, jika tidak terlalu mendesak.
7. Bersabarlah
8. Jadilah orang yang kaya...



Selamat menabung...
»»  read more...