Rabu, 24 Februari 2010

because we are so small

Jadi siswa kelas 3 emang ga enak. Apalagi 3 SMA. Bener-bener ga enak. Tapi ada sesuatu yang harus kita mengerti..
???


Banyak PR. Udah biasa. Kerjainnya sehari sebelum dikumpulin.

Banyak ulangan. Udah males. Kelas 3 ditambah dengan mendekati UN (sekarang udah H-26)pihak sekolah pasti mengintensifkan belajar.

Banyak Try Out. Udah kenyang. Ga sekolah, ga tempat bimbel. Gawenya TO melulu.

Buku buku. Udah numpuk di meja belajar. Dari mulai buku pelajaran yang ntar UN (math,b.ind, b.ing, fis, bio, kim) dari buku paket kumplit sampe semua latihan soal numpuk di meja belajar.


Target buat masuk universitas dambaan apalagi. Serasa dihantui mulu. PMDK UPI, UM UGM, sama ntar SNMPTN semuanya udah kepikiran.


PRA UN dari DINAS. Ini udah hari kedua. Dan sama sekali belum bisa 50%. Hah payah.

Itu semua baru beban pelajaran.

Belum lagi persahabatan yang jadi kacau. Terlibat dalam sebuah persahabatan ga berarti bahagia melulu. Resikonya juga harus ditanggung. Yah salah satunya gini. Sahabat yang satu munafik, sahabat yang satu egois, sahabat yang lain sibuk nyelesain masalah yang ga selesai selesai. Iqa? yah ikutin ajah perkembangannya.

Orang tua?
Hal yang ga kalah penting. Malah penting Banget. Semua targetan pelajaran dan universitas dambaan adalah cita-cita yang harus digapai untuk membalas semua jasa mereka selama ini.
Emangnya papah nganter setiap hari dengan senang hati?
Mamah masak tiap hari dengan senang hati?
Ga lah!!!

Mereka punya harapan.
Harapan yang sangat mulia.
Menjadikan anak bungsu mereka (sebut saja rika) menjadi seseorang yang lebih sukses dari mereka. Seseorang yang memiliki pendidikan yang lebih tinggi. Yang dapat membuat status keluarga kami lebih naik.

TERLIHAT SANGAT MEMUSINGKAN..

Tapi,,
Tidakkah semuanya itu hanya sekelumit saja..
semua ini hanya permainan..

Semuanya pasti berakhir..

Karena kita begitu kecil dihadapanNya.

Jadi..

Yah berserah dirilah kepadaNya..

Dan semuanya akan terlihat mudah..

Karena Dia adalah Yang Maha Kuasa..



1 komentar: